Panoramio contest started. 28 new winners every month

Photos by Andika Ferial : on the map, in Google Earth (KML)

Viewed 75 times
Viewed 91 times
Viewed 79 times
Viewed 73 times
Viewed 72 times
Viewed 65 times
Viewed 69 times
Viewed 126 times
Viewed 104 times
Viewed 437 times
Viewed 115 times
Viewed 181 times
Viewed 215 times
Viewed 175 times
Viewed 229 times
Viewed 338 times
Viewed 276 times
Viewed 149 times
Viewed 174 times
Viewed 146 times
Viewed 143 times
Viewed 145 times
Viewed 134 times
Viewed 122 times
Viewed 118 times
Viewed 144 times
Viewed 265 times
Viewed 326 times
Viewed 727 times
Viewed 491 times
Viewed 366 times
Viewed 345 times
« Previous12Next »

Andika Ferial's conversations

Semuel Muhaling said:

Hingga akhir tahun 1980-an bagian timur dari pulau Sarena ini tidak mengalami abrasi hingga berlubang seperti ini. Menurut para pendahulu saksi hidup perang dunia kedua, abrasi bagian selatan (arah belakang) dari lubang ini diawali oleh gempuran bom tentara Jepang yang mencurigai ada kapal yang berlindung di sisinya. Padahal tak ada kapal, sehingga yang kena hantaman bom adalah bagian tanjung dari pulau Sarena ini. Itulah awal terjadinya abrasi hingga tanjung ini di tahun 1990-an mengalami abrasi berat hingga berlubang dengan diameter kurang-lebih 20 meter.

By the end of 1980 the eastern part of the island Sarena is not up to the abrasion perforated like this. According to the witnesses living predecessors second world war, abrasion to the south (backwards) from the hole is preceded by the army bomb of Japan suspect that there are warships that take shelter in the side. In fact there is no warship, so that a bomb is hiding the headland of the island Sarena this. That was the beginning of the occurrence of abrasion to the peninsula in the 1990s experienced heavy abrasion perforated with a diameter up to approximately 20 meters.


more »
dinahmad said:

Pulau Lae-lae sungguh cantik,,,,malangnya saya sempat ambil foto sahaja...


more »
Jancy M. Hausjah said:

Di bagian belakang sekolah ini terdpt lapangan sepak bola. Sejak thn 1982 murid perempuan mulai diterima di sini. Sekolah ini merupakan bagian dr gereja kathedral Makassar. Salam


more »
rowlett63 said:

Hello, this is Russ Rowlett, webmaster of the Lighthouse Directory, hosted at the University of North Carolina, USA. You have a rare photo of the Kapoposang lighthouses, and I am hoping you will allow me to use it on a new page I'm writing for lighthouses of Sulawesi. The Directory is an educational project, completely non-commercial. Please take a look; I hope you will think this is a fair use.


more »
dedy dee said:

good comment...


more »
awmasry said:

Anda benar tentang pembangunan. Namun kali ini saya lebih pesimis (boleh khan? hehe) melihat perkembangan yg ada. Soalnya, untung maupun rugi, Karebosi sudah bukan milik masy. Makassar lagi:) Saya membayangkan masuk ke lapangan Karebosi sekedar jalan2 harus bayar mahal seperti masuk bioskop:) Karebosi lebih cocok dimaksimalkan fungsinya sebagai lapangan rakyat (alun-alun kota), sekaligus menyimpan fungsi kesejarahan dan sebagai salah satu daerah resapan air kota. Meletakkan bangunan di atasnya akan merubah total fungsi tersebut. Apalagi bila seandainya yg dibangun gedung tinggi. Ini setidaknya akan mengganggu struktur tanah di bawahnya. Terakhir saya ke Mks bulan Juni dg satu kesimpulan: Makassar sedang mengalami Euforia Pembangunan. Semoga ini tidak berlanjut seperti Jakarta dan sekitarnya, dimana orang-orang di sana "tidak rela melihat tanah kosong". Semua dibangun :-)


more »
Andika Ferial said:

Pulau KODINGARENG KEKE termasuk pulau yang tidak berpenghuni dan memiliki pasir putih serta taman laut yang bisa diandalkan. Dengan daya tarik Ikan hias, terumbu karang, berenang, diving dan memancing, nantinya investor yang berminat tinggal melengkapi dengan membangun resort atau semacamnya, pengunjung yang menyukai wreck diving dapat menikmati 7 bangkai kapal karam. Salah satunya Kapal milik armada Jepang adalah kapal pemburu kapal selam (gunboat) yang panjangnya 30 meter. Kapal ini tenggelam di timur laut Pulau Kodingareng Keke di kedalaman 30-40 meter. Meski sudah tertutup karang dan jadi "rumah" ikan-ikan besar tetapi meriamnya masih terpasang. Jarak Kodingareng Keke dari makassar ± 6,8 Km/ sehingga dapat ditempuh ± 30 menit.


more »
Andika Ferial said:

Dengan waktu tempuh 3 jam dari Makassar menggunakan perahu motor, Pulau JANGANG-JANGANG memiliki pantai pasir putih. Aktivitas Renang, Snorkling, dan Sunbathing, adalah pilihan utama saat mengunjungi pulau yang memiliki luas 4,1 ha.


more »
Andika Ferial said:

Deskripsi: Bangunan ini terdiri atas 2 bagian. Bagian utama terletak pada bagian depan dan bagian belakang merupakan bangunan pendukung

Sejarah: Bangunan ini dibangun sebagai sarana untuk memperlancar korespondensi orang-orang Eropa di Makssar


more »
« Previous12Next »