Andika Zero Sevenantha Ferial
Belajar arsitektur di Universitas Hasanuddin, Andi adalah penikmat film, fotografi, dan musik. Dengan pribadi melankolis yang sempurna, kesukaan terhadap teknologi dan sejarah, desain baginya haruslah melayani kebutuhan pemakai dalam cara yang paling efisien sekaligus menyenangkan bagi jiwa.
Andika Ferial's conversations
setau sy bangunan ini di bangun tahun 1921,sebelumnya bukan milik kluarga T.L.Gan Dan rumah ini perna di tempati semacam gubernur belanda kemudian di tempati oleh org jepan dan akhirnya kembali ke T.L.Gan
T.L Gan = Gan Toan Lin
Nice picture.
Hingga akhir tahun 1980-an bagian timur dari pulau Sarena ini tidak mengalami abrasi hingga berlubang seperti ini. Menurut para pendahulu saksi hidup perang dunia kedua, abrasi bagian selatan (arah belakang) dari lubang ini diawali oleh gempuran bom tentara Jepang yang mencurigai ada kapal yang berlindung di sisinya. Padahal tak ada kapal, sehingga yang kena hantaman bom adalah bagian tanjung dari pulau Sarena ini. Itulah awal terjadinya abrasi hingga tanjung ini di tahun 1990-an mengalami abrasi berat hingga berlubang dengan diameter kurang-lebih 20 meter.
By the end of 1980 the eastern part of the island Sarena is not up to the abrasion perforated like this. According to the witnesses living predecessors second world war, abrasion to the south (backwards) from the hole is preceded by the army bomb of Japan suspect that there are warships that take shelter in the side. In fact there is no warship, so that a bomb is hiding the headland of the island Sarena this. That was the beginning of the occurrence of abrasion to the peninsula in the 1990s experienced heavy abrasion perforated with a diameter up to approximately 20 meters.
Pulau Lae-lae sungguh cantik,,,,malangnya saya sempat ambil foto sahaja...
Di bagian belakang sekolah ini terdpt lapangan sepak bola. Sejak thn 1982 murid perempuan mulai diterima di sini. Sekolah ini merupakan bagian dr gereja kathedral Makassar. Salam
Hello, this is Russ Rowlett, webmaster of the Lighthouse Directory, hosted at the University of North Carolina, USA. You have a rare photo of the Kapoposang lighthouses, and I am hoping you will allow me to use it on a new page I'm writing for lighthouses of Sulawesi. The Directory is an educational project, completely non-commercial. Please take a look; I hope you will think this is a fair use.
wonderful
good comment...
Pulau KODINGARENG KEKE termasuk pulau yang tidak berpenghuni dan memiliki pasir putih serta taman laut yang bisa diandalkan. Dengan daya tarik Ikan hias, terumbu karang, berenang, diving dan memancing, nantinya investor yang berminat tinggal melengkapi dengan membangun resort atau semacamnya, pengunjung yang menyukai wreck diving dapat menikmati 7 bangkai kapal karam. Salah satunya Kapal milik armada Jepang adalah kapal pemburu kapal selam (gunboat) yang panjangnya 30 meter. Kapal ini tenggelam di timur laut Pulau Kodingareng Keke di kedalaman 30-40 meter. Meski sudah tertutup karang dan jadi "rumah" ikan-ikan besar tetapi meriamnya masih terpasang. Jarak Kodingareng Keke dari makassar ± 6,8 Km/ sehingga dapat ditempuh ± 30 menit.
Dengan waktu tempuh 3 jam dari Makassar menggunakan perahu motor, Pulau JANGANG-JANGANG memiliki pantai pasir putih. Aktivitas Renang, Snorkling, dan Sunbathing, adalah pilihan utama saat mengunjungi pulau yang memiliki luas 4,1 ha.