Panoramio is closing. Learn how to back up your data.
Andreas Muljadi
425
photos
425
on Google Maps
views
Apapun alatnya selalu rekam setiap momen dalam kehidupan.. Whatever the device, always take every moment of life..

Andreas Muljadi's conversations

Nice place LikE Best wishes .--------------------------------------. Jens

eh.. tahun berapa kesini? Masih ada Continental yaa.. Tahun 2001 gak bisa pulang karena ada pesawat crash di runway nya.

Ini Tahun berapa mas? Saya kesana tahun 1993, masih seperti ini:https://www.facebook.com/photo.php?fbid=117709547322&set=a.117700812322.121889.667867322&type=3&theaterpendopo nya dari kayu semua.

Gereja tua “Hollandische Kerk” di Banda Neira, dibangun tahun 1600-an yang pada saat itu menjadi kebaggaan kota Neira. Akibat gempa bumi yang dahsyat, gereja “Hollandische Kerk” mengalamikehancuran dan sebagai gantinya pada tahun 1852dibangunlah gereja yang ada sekarang ini. Pelayanan rohani selama colonial Belanda pada abad ke-17 dilaksanakan dalam bahasa Belanda pada setiap hari minggu pagi dan dalam bahasa melayu pada sore hari. Lokasi gereja ini terdapat di dalam suatu taman yang pernah terpelihara dengan baik di abad ke-17, yaitu di sekitar benteng Nassau. Lantai gereja terbuat dari batu-batu Nisan granit yang berjumlah kurang lebih 22 buah yang di atasnya terpahat dengan indah nama pemuka/orang terpandang/pejabat Belanda maupun Perkenier Banda dari abad-abad sebelumnya, yang dimakamkan dibawah batu-batu granit tersebut. Menurut fersi yang lain, mengatakan bahwa Gereja tua tersebut dibangun pada tanggal 20 April 1873, peresmian penggunaannya pada tanggal 23 Mei 1875 oleh dua orang penginjil yakni Lantzius dan John Hoeke. Selanjutnya gedung ini dibangun di atas 30 kuburan serdadu Belanda yang gugur dalam perang untuk menaklukan Banda. Pada lantai gereja terlihat ada 30 buah Batu Nisan dari 30 orang serdadu Belanda, lengkap dengan identitasnya. Dalam Gereja ini masih terdapat beberapa Allkitab tua, yang berasal dari abad ke-18. Pada salah satu pintu depan, masih terlihat lambing VOC. Lonceng tua Gereja ini terbuat dari tembaga dan masih digunakan hingga saat ini. Menurut cerita, bahan lonceng semacam ini tersisa hannya 4 buah di seluruh dunia.

Sumber: http://historya-magistravitae.blogspot.com/2009/06/situs-sejarah-gereja-tua-di-kepulauan.html

Welcome join Panoramio

« Previous12345Next »

Friends

  • loading Loading…

 

Andreas Muljadi's groups