otoy bin wanidi: desa kalianyar panguragan
20
photos
0
on Google Maps
268
views
Bissmillahirrahmannirrahiim Assalamuallaikum Warrahmatullaahi Wabarrakaatuhu Ada sedikit cerita tentang saya (otoy) & alam desa saya yang tepat di depan rumah saya ada sungai yang banyak bocah'' kecil pada mandi di kali sambil mainkan air di kesejukan alam desa & berhektar petak sawah yang luas membentang selepas mata memandang. Rasa syukur yang selanjutnya saya dibesarkan di Sebuah desa yang masih menyimpan keindahan. Alam yang indah dengan berpetak-petak sawah hijau menjadi laboratorium alami, sejak kecil saya suka bermain ditempat ini, ikut ibu buruh tani, bersepedaan dengan teman-teman kecil mencari bunga sawah dan menangkap kupu-kupu, sampai mencari ikan-ikan di aliran sungai kecil (kalen pembuangan kalo kata orang x-anyar) yang sebenarnya tak banyak ikan disana kemudian pulang dengan kondisi belepotan dan basah-basahan terkena lumpur sawah. Tak cukup sampai disini. Cerita unik saya dengan sawah, saya pernah ikut menanam padi kalo kata orang kali anyar ( tandur) sebelum musim tandur datang sawah paling tidak harus di traktor dulu ketika sawah lagi di traktor biasanya banyak belut & saya sama temen''. saat musim tandur tiba setiap pagi orang pada berbondong'' pergi ke sawah saat orang'' pada tandur eh saya malah cari kodok sama yuyu. jadinya di marahin orang deh.hhehhehe Saat pesta panen tiba para petani desa mulai memetik harapan, orang'' pada motong, saya mencari buangan padai kalo kata orang kali anyar (ngasag) saat pesta panen tiba gubuk reot pun menyambut mereka (para petani) tuk ber istirahat sejenak, & saat senja datang mereka pulang dengan senyum membawa harapan. dapat banyak padinya. ET bukan Hanya sampe di sini masih ada lagi lhoooo masih ada cerita tentang saya & dam kidul cerita saya otoy & kali kidul (dam) dulu kalo musim panas kata orang x-anyar (ketiga) banyak orang yang mandi di sini karna semua sungai & sumur kekeringan, di tempat ini dulu saya sering mandi sam bil terjun dari atap pintu air itu & di tambaknya pun saya sering main slorakan, kalo saya lagi terjun dari atap pintu air rasanya mengerikan takut sekali tapi saya suka & senang, di sebelah sana arah yang mau ke bantar dulu saya sama temen'' saya sering mancing ikan gabus yang pancingnya banyak khusus pancing ikan gabus. umpanya pun harus pake kodok kalo kata orang kali anyar (pancing ajar) pada suatu ketika saya lagi nungguin pancing, saya kira pancing saya di makan ikan gabus eh gak taunya di makan ular pucuk. saya langsung lari terbintal" saking takutnya lagi yang buat saya marah napas lagi ngap''an malah di ketwain sama si ( gojing kodok caem oglek trus karina ) maklum masi anak'' tapi bukan cuma itu & cukup sampai di sini aja msaih ada lagi. dengan ke indahan dam kidul sangat luasnya mata mendandang kita juga bisa melihat pohon'' & rumput'' yang begitu indah & permai dulu di sekitar dam juga saya mencari batang kayu buat bikin panggalan (gangsing kayu) sama saudara saya (karina keprot) kalo saya mencari kayu pasti yang saya cari kayu yang ada durinya soalnya bagus buat bikin gangsing, pernah suatu ketika saya mencuri batang kayu terus ketahuan sama yang punya kebonya, kepala saya langsung di pentung pake ember saking sakitnya sampai saya nangis. hikhikhik kata orang tua dulu kampung ini namanya bukan desa kali anyar tapi namanya (karang jekeng) karna ada pembuatan sungai irigasi baru lalu di namakan desa kali anyar sebenarnya tempat ini mempunyai panorama yang sangat indah, pemandangan sawah yang luas membentang mumbuat tempat ini menjadi elok & asri mungkin kalo berada di tengah'' kota sudah pasti tempat inibakal di jadikan objek wisata. itulah sedikit cerita saya otoy & kampung saya mungkin sampai di sini dulu cerita saya & jujur saya bangga menjadi anak desa, karna mempunyai banyak kenangan di kampung saya yang masih terekam di dalam memori ingatan saya tidak lupa juga segala puji & syukur kepada Allah swt. yang menjadikan saya sebagai anak desa. I LOVE KALI ANYAR.

Friends

  • loading Loading…

 

otoy bin wanidi: des…'s groups